Sepenuh Hati Berkontribusi
Sebagai mana hakikatnya, manusia adalah makhluk sosial
yang tidak bisa hidup sendiri, membutuhkan bantuan orang lain dalam mengatasi
permasalahannya , serta kecenderungan membentuk suatu kelompok / perkumpulan
dimana setiap anggota dari kelompok / perkumpulan tersebut memberikan
kontribusinya untuk kesejahteraan kelompok tersebut. Kontribusi dapat diartikan
sebagai sumbangan atau iuran (KBBI) . Adapun menurut T. Guritno (2000),kontribusi adalah sumbangan yang diberikan seseorang dalam upaya membantu kerugian atau membantu kekurangan terhadap hal yang dibutuhkan .Adapun tujuan dari kontribusi itu sendiri lebih
mengorientasikan kepada kepentingan bersama suatu kelompok. Dalam kehidupan
sehari-hari, dapat kita lihat berbagai jenis kontribusi dalam berbagai
kelompok, mulai dari kelompok kecil seperti teman atau keluarga hingga kelompok
besar seperti masyarakat bahkan Negara. Satu hal yang selalu dapat
dipertanyakan mengenai kontribusi adalah apa saja kontribusi yang sudah diberikan seseorang kepada suatu kelompok , apa
kebermanfaatan yang harus diperbuat sehingga dapat membantu memudahkan anggota
kelompok lainnya.
Akan diambil sebuah contoh deskripsi singkat
kontribusi yang penulis lakukan semasa dari sekolah dan kuliah.Sebagai anak
yang ingin membahagiakan orang tuanya yang setiap hari bekerja banting tulang
demi terlaksananya pendidikan penulis, penulis pun bertekad mendalami salah satu mata
pelajaran akademis yang diminati yaitu matematika. Mulai dari MTs (Madrasah
Tsanawiyah / SMP) , mulai mengikuti berbagai lomba matematika di berbagai
tingkat hingga pada saat MAN (Madrasah Aliyah /SMA) meraih juara di tingkat provinsi.
Selepas dari 12 tahun pendidikan wajib, penulis
melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia jurusan matematika.
Orang tua menaruh harapan besar pastinya baik terkait prospek pekerjaan lulusan
matematika yaitu aktuaris yang sedang gencar-gencarnya diperlukan di Indonesia
ataupun nama Universitas Indonesia itu sendiri yang sudah terkenal dikalangan
perusahaan-perusahaan besar. Namun seiring menjalani pendidikan di Universitas
Indonesia yang bisa dibilang membutuhkan biaya yang cukup tinggi terkait
kebutuhan tempat tinggal, makan , dan lainnya. Penulis mencoba memberikan suatu
kontribusi dengan tujuan yang sama meringankan beban orang tua, yang termasuk dalam
hal ini adalah pengeluaran untuk
kebutuhan hidup. Mulai dari mengikuti beberapa kegiatan volunteer hingga
mengajar les privat matematika.
Beralih ke kelompok yang lebih luas seperti lingkungan
masyarakat, penulis tergabung dalam suatu kelompok remaja karang taruna dan menjadi panitia di event-event perumahan
seperti kerja bakti lingkungan perumahan, Karnaval dan Lomba 17 Agustus-an, Perayaan
tahun baru Islam , Lomba Islam tingkat perumahan, dan berbagai aktivitas
lainnya. Di linkungan sekolah penulis pun ikut tergabung dalam Palang Merah
Remaja (PMR) dan Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS), penulis ikut
berpartisipasi dalam berbagai soft movement mengenai perilaku hidup bersih dan sehat
(PHBS) kepada masyarakat khususnya saat Car Free Day. Begitupun di
lingkungan kampus, penulis mengikuti berbagai organisasi dan kepanitiaan yang
melaksanaan beberapa kegiatan terkait pengabdian masyarakat seperti mengajar sambil
bermain anak anak kurang mampu, melaksanakan bakti sosial secara langsung
sekaligus sharing dan olahraga bersama masyarakat. Dan untuk kelompok Negara , penulis
ikut berkontribusi khususnya penggalangan dana untuk bencana alam di Himpunan Mahasiswa
Departemen Matematika. Adapun penulis memiliki tujuan kontribusi khusus di Negara tepatnya bidang
perekonomian, seperti di OJK (otoritas jasa keuangan) atau BI (Bank Indonesia) setelah
selesai menjalani pendidikan sarjana atau magister.
Semua bentuk kontribusi berbeda-beda pada tiap kelompoknya,
karena pastinya dalam setiap kelompok terdapat peran yang berbeda-beda dengan
tujuan yang juga tak sama. Namun, terdapat kesamaan antara semua perilaku
tersebut. Yaitu sebuah keinginan, kesadaran, ataupun kemauan untuk dapat berupaya
meringankan beban satu sama lain. Keinginan untuk dapat membantu kekurangan terhadap hal yang dibutuhkan demi terwujudnya tujuan kelompok tersebut. Meskipun dalam bentuk fisik suatu kontribusi yang dilakukan untuk suatu kelompok tidak berpengaruh lansung terhadap kontributor, namun kontribusi yang dilakukan tersebut akan membalikan manfaatnya kepada kontributor tersebut. Maka dari itu bisa kita simpulkan bahwa kontribusi merupaan sebuah niatan berbuat kebaika dari dalam diri.Berdampak positif apabila dilakukan sepenuh hati. Dan pastinya, sebuah arti dari manusia sebagai makhluk sosial secara hakiki.
Kata Kunci : Penulis, Keluarga, Negara, Kontribusi ,Beasiswa Bazma Pertamina
Tidak ada komentar:
Posting Komentar