Jumat, 22 Februari 2019



Sepenuh Hati Berkontribusi

Sebagai mana hakikatnya, manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, membutuhkan bantuan orang lain dalam mengatasi permasalahannya , serta kecenderungan membentuk suatu kelompok / perkumpulan dimana setiap anggota dari kelompok / perkumpulan tersebut memberikan kontribusinya untuk kesejahteraan kelompok tersebut. Kontribusi dapat diartikan sebagai sumbangan atau iuran (KBBI) . Adapun menurut T. Guritno (2000),kontribusi adalah sumbangan yang diberikan seseorang dalam upaya membantu kerugian atau membantu kekurangan terhadap hal yang dibutuhkan .Adapun tujuan dari kontribusi itu sendiri lebih mengorientasikan kepada kepentingan bersama suatu kelompok. Dalam kehidupan sehari-hari, dapat kita lihat berbagai jenis kontribusi dalam berbagai kelompok, mulai dari kelompok kecil seperti teman atau keluarga hingga kelompok besar seperti masyarakat bahkan Negara. Satu hal yang selalu dapat dipertanyakan mengenai kontribusi adalah apa saja kontribusi yang sudah  diberikan seseorang kepada suatu kelompok , apa kebermanfaatan yang harus diperbuat sehingga dapat membantu memudahkan anggota kelompok lainnya.
           
Akan diambil sebuah contoh deskripsi singkat kontribusi yang penulis lakukan semasa dari sekolah dan kuliah.Sebagai anak yang ingin membahagiakan orang tuanya yang setiap hari bekerja banting tulang demi terlaksananya pendidikan penulis,  penulis pun bertekad mendalami salah satu mata pelajaran akademis yang diminati yaitu matematika. Mulai dari MTs (Madrasah Tsanawiyah / SMP) , mulai mengikuti berbagai lomba matematika di berbagai tingkat hingga pada saat MAN (Madrasah Aliyah /SMA) meraih juara di tingkat provinsi.

Selepas dari 12 tahun pendidikan wajib, penulis melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia jurusan matematika. Orang tua menaruh harapan besar pastinya baik terkait prospek pekerjaan lulusan matematika yaitu aktuaris yang sedang gencar-gencarnya diperlukan di Indonesia ataupun nama Universitas Indonesia itu sendiri yang sudah terkenal dikalangan perusahaan-perusahaan besar. Namun  seiring menjalani pendidikan di Universitas Indonesia yang bisa dibilang membutuhkan biaya yang cukup tinggi terkait kebutuhan tempat tinggal, makan , dan lainnya. Penulis mencoba memberikan suatu kontribusi dengan tujuan yang sama meringankan beban orang tua, yang termasuk dalam hal ini adalah pengeluaran  untuk kebutuhan hidup. Mulai dari mengikuti beberapa kegiatan volunteer hingga mengajar les privat matematika.


Beralih ke kelompok yang lebih luas seperti lingkungan masyarakat, penulis tergabung dalam suatu kelompok remaja karang taruna  dan menjadi panitia di event-event perumahan seperti kerja bakti lingkungan perumahan, Karnaval dan Lomba 17 Agustus-an, Perayaan tahun baru Islam , Lomba Islam tingkat perumahan, dan berbagai aktivitas lainnya. Di linkungan sekolah penulis pun ikut tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) dan Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS), penulis ikut berpartisipasi dalam berbagai soft movement  mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat khususnya saat Car Free Day. Begitupun di lingkungan kampus, penulis mengikuti berbagai organisasi dan kepanitiaan yang melaksanaan beberapa kegiatan terkait pengabdian masyarakat seperti mengajar sambil bermain anak anak kurang mampu, melaksanakan bakti sosial secara langsung sekaligus sharing dan olahraga bersama masyarakat. Dan untuk kelompok Negara , penulis ikut berkontribusi khususnya penggalangan dana untuk bencana alam di Himpunan Mahasiswa Departemen Matematika. Adapun penulis memiliki tujuan  kontribusi khusus di Negara tepatnya bidang perekonomian, seperti di OJK (otoritas jasa keuangan) atau BI (Bank Indonesia) setelah selesai menjalani pendidikan sarjana atau magister.

Semua bentuk kontribusi berbeda-beda pada tiap kelompoknya, karena pastinya dalam setiap kelompok terdapat peran yang berbeda-beda dengan tujuan yang juga tak sama. Namun, terdapat kesamaan antara semua perilaku tersebut. Yaitu sebuah keinginan, kesadaran, ataupun kemauan untuk dapat berupaya meringankan beban satu sama lain. Keinginan untuk dapat membantu kekurangan terhadap hal yang dibutuhkan demi terwujudnya tujuan kelompok tersebut. Meskipun dalam bentuk fisik suatu kontribusi yang dilakukan untuk suatu kelompok tidak berpengaruh lansung terhadap kontributor, namun kontribusi yang dilakukan tersebut akan membalikan manfaatnya kepada kontributor tersebut. Maka dari itu bisa kita simpulkan bahwa kontribusi merupaan sebuah niatan berbuat kebaika dari dalam diri.Berdampak positif apabila dilakukan sepenuh hati. Dan pastinya, sebuah arti dari manusia sebagai makhluk sosial secara hakiki.

Kata Kunci : Penulis, Keluarga, Negara, Kontribusi ,Beasiswa Bazma Pertamina